Area HGU PT PHI Terbakar, Petugas Sempat Kesulitan Padamkan Api
PELALAWAN – Areal HGU perusahaan sawit PT Permata Hijau Indonesia (PHI) seluas 10 Ha di Desa Pangkalan Gondai, Kecamatan Langgam, Pelalawan, terbakar.
Lahan kosong yang terbakar itu hanya ditumbuhi semak belukar dan belum ditanami kelapa sawit.
“Upaya pemadaman kita lakukan sejak pagi tadi hingga malam. Sekarang kita masih di lokasi melakukan pendinginan lahan menjaga supaya tidak menjalar apinya,” ujar Kapolsek Langgam Iptu Alferdo Krisnata Kaban Minggu (28/7/24).
Dalam melakukan upaya pemadaman api di areal kebakaran, kepolisian mengerahkan 111 orang personel.
Terdiri dari Polres Pelalawan dan Polsek Langgam 20 personel, Damkar PT PHI 45 orang, PT NPM 15 orang PT Parawira 10 orang, Masyarakat Peduli Api 10 orang, serta pemuda Desa Gondai 15 orang.
“Kita menggunakan 5 unit mesin ministriker Damkar dan peralatan, 3 unit mesin mark 3, lalu 2 unit mesin sibahura, 1 unit mesin apung. Ada juga bantuan helikopter water bombing (bom air) 2 unit,” kata Edo.
Tim gabungan sempat mengalami kesulitan karena lokasi kebakaran cukup jauh dan harus menempuh perjalanan selama 3,5 jam dari Polres Pelalawan.
Edo melanjutkan, lahan yang terbakar juga berada di wilayah gambut sehingga membuat api cepat merambat dan sulit memadamkannya.
“Karakteristik lokasi lahan gambut kering sehingga apabila ada angin berhembus kencang dahan dan kayu kering mudah terbakar. Angin kencang sehingga proses pemadaman menjadi sulit, bahkan akses menuju ke lokasi yang terbakar tersebut melewati semak belukar,” jelas Edo.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Pelalawan AKP Kris Topel mengatakan pihaknya masih menyelidiki penyebab terbakarnya 10 hektare lahan PT PHI.
Polisi akan memeriksa sejumlah saksi untuk mengumpulkan keterangan dan alat bukti.
“Dugaan awal sumber api dari lahan Desa kusuma, dimana lahan PT. PHI berbatasan dengan desa tersebut jaraknya kurang lebih 3 kilometer,” kata Kris.
Kris menyebutkan, kebakaran lahan awalnya diketahui dari patroli masyarakat peduli api (MPA) Desa Pangkalan Gondai. Kemudian dilaporkan ke Bhabinkamtibmas.
“Pada Sabtu (27/7/24) kemarin api yang terpantau di Desa Kusuma merambat ke Desa Pangkalan Gondai tepatnya di lahan HGU milik PT. PHI, api sudah terpantau di aplikasi karhutla Dasbord Lancang Kuning,” jelasnya. **
Editor : Redaksi
